Minggu, 17 April 2016

Antara Perkawanan dan Bisnis

Antara Perkawanan dan Bisnis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dulu, saya sering sekali mendengar ucapan orang yang diucapkan dengan nada slenge’an. Ungkapan itu berbunyi: “Bisnis ya bisnis, teman ya teman…” Ucapan itu disampaikan saat seorang rekan menawar harga barang yang ditawarkan oleh rekan yang lain. “Kok mahal amat? Kita kan udah lama berkawan, diskon yang gede doong,” ujar rekan yang satu. Sambil meringis, rekan satu lagi segera menyahut, “Aku kan beli ini bukan pakai uangmu kawan, dan bukan pula dibayar dengan perkawanan. Tapi, murni pakai uang…”

Kadang, kita memang menemukan kondisi seperti kisah rekan saya di atas. Karena alasan pertemanan, sebuah bisnis atau usaha, bisa berjalan lancar, tapi juga sebaliknya. Kalau lancar, kadang orang kemudian mengindikasikannya dengan nepotisme. Kalau tidak lancar, kadang bisa merusak persahabatan. Nah, serbasusah kan?

Belakangan, saya getol memaksimalkan potensi orang-orang yang ada di sekeliling saya untuk membantu melancarkan usaha. Dalam artian positif tentunya. Rekan yang bisa urusan desain, saya maksimalkan potensinya untuk menggarap pekerjaan yang berbau desain grafis, mulai dari bikin iklan, brosur, hingga ke banner dan poster. Yang jago menulis, saya kerahkan untuk menulis di beberapa website dari klien-klien saya. Kemudian yang jago web dan program, saya serahi pula tanggung jawab untuk mengerjakan beberapa karya untuk klien-klien saya.

Sampai di sini, semua tak ada masalah. Semua senang. Saya mencarikan order da
... baca selengkapnya di Antara Perkawanan dan Bisnis Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Jumat, 15 April 2016

DUA PEMANCING YANG HEBAT

DUA PEMANCING YANG HEBAT Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

16 Januari 2008 – 12:24   (Diposting oleh: Editor)

Diceritakan tentang sebuah kejadian yang dialami dua orang pemancing yang sama-sama hebat, berinisial A dan B. Kedua pemancing itu selalu mendapatkan banyak ikan. Pernah kedua pemancing tersebut didatangi oleh 10 pemancing lain ketika memancing di sebuah danau. Seperti biasa, kedua pemancing itu mendapatkan cukup banyak ikan. Sedangkan 10 pemancing lainnya hanya bisa gigit jari, karena tak satupun ikan menghampiri kail mereka.

Ke sepuluh pemancing amatir itu ingin sekali belajar cara memancing kepada kedua pemancing hebat tersebut. Tetapi keinginan mereka tidak direspon oleh pemancing berinisial A. Sebaliknya, pemancing berinisial A tersebut menunjukkan sikap kurang senang dan terganggu oleh kehadiran pemancing-pemancing amatir itu.

Tetapi pemancing berinisial B menunjukkan sikap yang berbeda. Ia bersedia menjelaskan tehnik memancing yang baik kepada ke-10 pemancing lainnya, dengan syarat masing-masing diantara mereka harus memberikan seekor ikan kepada B sebagai bonus jika m
... baca selengkapnya di DUA PEMANCING YANG HEBAT Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Latihan 1.500 Kali

Latihan 1.500 Kali Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Dalbert Eugen (1864-1932), seorang pemusik tenar Skotlandia memiliki teknik permainan piano yang telah mencapai tingkat sempurna. Walaupun demikian, ia sangat menaruh perhatian pada setiap pertunjukannya. Dia tidak pernah lengah atau bermain sembarangan. Suatu hari, seorang penyelenggara konser datang menemuinya dan mengundang Dalbert Eugen untuk mengikuti sebuah konser pertunjukan. Dalbert Eugen bertanya, “Kapan konser itu akan dimulai ?“ “Tanggal 1 bulan depan !“ jawab penyelenggara tersebut.

“Maaf, saya tidak bisa. Waktu untuk saya berlatih tidak cukup, jadi saya tidak mungkin ikut dalam pertunjukan itu” Mendengar itu, penyelenggara tersebut sangat terkejut dan bertanya, “Guru Besar, Anda masih perlu berlatih ?“ Dalbert Eugen menjawab, “Setiap kali saya akan menerbitkan lagu baru dan mengadakan konser, paling tidak saya harus berlatih selama sebulan penuh.”

“Apa ?“ jawab penyelenggara itu dengan takjub. “Perlu 1 bulan ? Guru Besar, banyak pemusik tenar yang saya kenal hanya membutuhkan latihan tidak lebih dari 4 kali untuk satu pertunjukan. Sedangkan Anda adalah seorang Guru Besar di bidang musik, tidak mungkin Anda membutuhkan latihan sedemikian lama untuk mengadakan satu pertunjukan !“

Dalbert menjawab. “Setiap saya akan menerbitkan ciptaan baru atau mengadakan pertunjukan, saya harus berlatih setidaknya 1.500 kali. Jika tidak, saya sama sekali tidak berani tampil dalam pertunjukan agar tidak ditertawakan orang. Da
... baca selengkapnya di Latihan 1.500 Kali Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 14 April 2016

Tak Seperti Dongeng ?Gadis Penjual Korek Api?

Tak Seperti Dongeng ?Gadis Penjual Korek Api? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

“Ada korek api?”

Gadis cilik itu terus berjalan sambil meminta sebuah korek api, namun tidak ada satu pun yang memberi. Tanpa alas kaki ia terus menelusuri jalan jalan ibu kota. Melihat tingginya gedung gedung cakrawala, mobil-mobil mewah yang tentunya pengemudinya punya cukup uang untuk membelikan gadis itu sebungkus korek api. Atau mereka punya banyak korek yang dihabiskannya dengan sebatang dua batang rokok. Mungkin pikir mereka, untuk apa memberi pada gadis itu? Detik ini dia minta korek api, menit kemudian selanjutnya dia minta roti, lalu meminta uang. Rasanya sayang memberikan seperak dua perak pada gadis lusuh dan dekil itu. Jangan memanjakan mereka!!! Seharusnya orang tua mereka yang bertanggung jawab mendidik mereka, bukan mengajarkannya berkeliaran di jalan. Banyak orang menyebutnya ‘pengemis’ atau ‘anak jalanan’.
Gadis itu pun tak putus asa, ia berjalan menghampiri beberapa orang pejalan kaki di trotoar. Menengadahkan tangannya.

“Permisi bu, boleh saya minta korek api?”

Wanita
... baca selengkapnya di Tak Seperti Dongeng ?Gadis Penjual Korek Api? Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Sabtu, 09 April 2016

Menunggangi Ironi

Menunggangi Ironi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Anda ingin lebih kreatif dan tampil impresif? Kalau cuma mau impresif, kendarai Ferrari. Kalau itu tak cukup dan malah ribet, tunggangi saja kekuatan ironi, maka Anda akan mendapat keduanya.

Kedahsyatan kekuatan ironi terletak pada negativitasnya. Kalau Anda bisa menungganginya, Anda juga akan dianggap dahsyat.

Terhadap nuansa negatif ironi sekurang-kurangnya kita dapat melakukan dua hal. Pertama, menonjolkan negativitas itu dengan mengontraskan perkaranya. Kedua, mengungkapkan ironi untuk sesuatu yang positif, atau memulasnya sehingga memiliki konsekuensi yang bernuansa positif.

Cara pertama adalah cara yang paling lazim, banyak diketahui dan banyak dipakai. Cara ini paling mudah dilakukan dengan menunjuk kontras pertentangan antara yang seharusnya dan yang senyatanya, atau pertentangan antara yang biasanya dan kekecualiannya. Ketika bicara mengenai keadilan, misalnya, akan impresif Anda kalau bisa menunjuk lembaga atau pihak yang paling diharapkan bisa menegakkan hukum dan keadilan ternyata dalam praktiknya malah menginjak-injak hukum dan
... baca selengkapnya di Menunggangi Ironi Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Jumat, 08 April 2016

Memanfaatkan Momen Terbaik

Memanfaatkan Momen Terbaik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Oleh: Herry Prasetyo

KEHIDUPAN yang dikaruniakan Tuhan kepada kita memberikan banyak momen terbaik. Kita perlu mensyukurinya lalu memanfaatkan momen-momen terbaik itu untuk meraih keberhasilan. Dengan demikian, karunia hidup setiap hari tidak akan pernah sia-sia karena kita mampu memberdayakan diri dengan merespons setiap momen yang diberikan dengan cuma-cuma kepada kita.

Di dalam proses hidup manusia, misalnya, ada saat-saat terindah ketika kita menjadi kanak-kanak, ketika kita menginjak remaja, lalu dewasa, hingga kematangan berpikir, meraih sukses, sebelum pada akhirnya kita meninggalkan kehidupan dengan segudang prestasi (jangan sampai meninggalkan segudang caci maki atau kegagalan). Masa-masa emas, saat kesempatan dan peluang datang jika kita manfaatkan dengan baik, dengan kecerdasan, kecekatan, dan kedisiplinan tentu akan sangat membahagiakan.

Poin penting yang juga ingin saya sampaikan kepada Anda, jangan sengaja melewatkan peluang terbaik. Anda pasti akan menyesal. Penyesalan tidak akan menyadarkan diri kita seandainya tidak diikuti dengan evaluasi diri yang baik lalu mengambil tindakan perbaikan atau menguatkan kepekaan kita atas respons yang seharusnya kita lakukan untuk momen terhebat yang kita dapatkan. Untuk itu, agar tidak merasakan penyesalan yang dalam, langk
... baca selengkapnya di Memanfaatkan Momen Terbaik Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu

Kamis, 07 April 2016

Merdeka Atau Tidak Sama Sekali

Merdeka Atau Tidak Sama Sekali Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor 1

Di sini, di tempat inilah aku terjatuh bersimbah darah, serpihan-serpihan besi alumunium tertancap hampir di seluruh tubuhku, biji-biji peluru belanda kian melengkapi sakaratulku waktu itu, terasa ngilu dan sedikit pegal di punggungku. Sempat bertanya, entah apa yang ku perjuangkan, diri sendiri, keluarga, atau mungkin negeri yang semerawut ini? Genggaman erat bambu runcingpun tak terasa terlepas perlahan, mataku sayup terkantuk menyambut tidur yang ku pastikan akan nyenyak. Teriringi bayang-bayang penyemangat dari seorang sosok pelopor anti penjajah. Seruan kerasnya membuatku tersenyum sesaat sebelum aku…
“Dengarlah aku wahai rakyatku, kita sebagai orang Indonesia harus menjaga harga diri negeri ini, jangan sampai mereka mengambil semuanya dari kita!”
Dengan gagahnya ia menyerukan perlawanan dari penjajahan orang-orang asing itu.
“Kalian jangan diam saja, ayo kita lawan dan kibarkan merah putih di penyangga tertinggi. MERDEKA… MERDEKA… MERDEKA…!”
Semua orang kian berseru ‘MERDEKA… MERDEKA… MERDEKA!’.
Semangatku berkobar, kekuatan juangku dibangkitkannya, tak ada lagi rasa takut, yang ada hanyalah kata ‘Berjuang dan melawan’.
Tiba-tiba suara asing menyapaku
... baca selengkapnya di Merdeka Atau Tidak Sama Sekali Cerita Motivasi dan Inspirasi Nomor Satu